Komik Mangga buat Ubuntu Geek :)

Buat yang demen dengan komik mangga jepang dan yang jatuh cinta sama ubuntu linux ha5x… kreatif baget yah pembuatnya :) two thumbs up deh…

Dapetnya dari devianart

Skrinsut dari komiknya inih

Kalo mau download di sini. Ukurannya sekitar 4.4 MB

Happy geeky time :)

Open Source = Open Security ?

inilah yang menjadi masalah utama dan sering diperdebatkan di komunitas open source, dengan mengizinkan orang melihat dan mentweak open source application orang akan mengerti alur kerja applicaton tersebut dan mencari celah untuk mengisi bug yang berakibat ke banyak hal seperti sekedar iseng atau sampai pada tahap kejahatan federal. Tapi apakah sesederhana itu? ok let’e see for a while :D

Kita ambil contoh web application semacam CMS joomla, jangan bilang anda tidak tahu joomla!. Saat ini joomla merupakan CMS sejuta umat yang merajai dan paling terpopuler dengan dukungan ribuan plugin, module dan third application lainnya. Joomla adalah Open Source CMS yang berarti dengan mudah anda mendownload dan mengcustom code-nya sesuai keinginan anda. Masalahnya adalah banyak website berbasis joomla yang berhasil di Hack, baik sekedar deface maupun sampai mendrop databasenya, bahkan situs joomlanya sendiri www.jomla.org beberapa kali kena serangan para cracker. walaupun sekarang sudah dibentuk tim khusus security di developernya.

Lalu bagaimana dengan wordpress? apakah wordpress merupakan open source dan sekaligus juga open security? sepertinya tinggal menunggu waktu para hacker mengakali source codenya, baik sekedar untuk meningkatkan page rank atau issue yang terbaru mengenai reset admin password.

Bagaimana dengan Software yang closed source? apakah lebih aman dari open source? kita ambil contoh gampangnya saja, Microsoft dengan operating sistem Windows dan Office-nya. Bukan hal baru bug, hole dan security issue selalu muncul dan membahayakan sistem ini mulai sekala ringan dari crash sampai kejahatan federal semacam phising account berbayar dan kartu kredit. Kenyataan ini juga mulai merambah perusahaan apple dengan sistem operasi Machintos-nya. Dengan kebijakan apple sekarang yang lebih membuka pasarnya yang sebelumnya mefokuskan diri pada designer dan developer, maka apple sekarang mulai banyak digunakan secara massive. Kenyataan ini mendorong para cracker mengincar sistem operasi ini sebagai sasarannya. Dan sialnya memang sudah terjadi, jumlah virus, trojan dan malware di Machintosh semakin naik kuantitas dan kualitasnya, yang lebih mengerikan lagi sperti yang dikatakan charlie miller di computerworld bahwa sistem operasi machintosh lebih mudah di serang dari pada Vista dan Ubuntu, walaupun sudah ada update dari Apple inc.

Sekarang, apakah open source lebih rentan dari closed soure? jawaban saya adalah tidak. Jika dilihat dari statistik dan penjelasan saya di atas, maka yang menjadi titik permasalahannya adalah pada keterpopuleran dari sitem tersebut. semakin banyak orang yang memakainya maka semakin banyak pula hacker dan cracker yang menjadidikannya sasaran untuk tujuannya. Kondisi ini bisa anda anologikan dengan sistem operasi linux, freebsd vs microsoft windows dan apple machintosh, tidak ada alasan menjadikan linux dan freebsd lebih lebih rentan dari microsoft windows dan apple machintosh, jika anda lihat statistik virus, trojan dan malicious code-nya maka kedua sistem tersebut -linux dan freebsd- jauh lebih kecil dari microsoft windows dan apple machintosh.

Jadi bagaimana anda harus memilih software untuk urusan personal dan usaha anda? tergantung bagaimana dan untuk apa anda menggunakannya. Sistem yang populer akan memudahkan suport dan tentu saja memudahkan mencari sumber daya manusianya, di sisi lain juga makin banyak orang yang bisa meng-crack-nya.

Linus Torvalds memilih Fedora Core 9 untuk OS-nya

Inilah tulisan linus ke MINIX newsgroup comp.os.minix ketika dia telah mencoding ulang MINIX agar bisa jalan di computer 386 (486) yang nantinya dikenal dengan Linux.

?I’m doing a (free) operating system (just a hobby, won’t be big and professional like gnu) for 386 (486) AT clones. This has been brewing since april, and is starting to get ready.

17 tahun kemudian ketika linux telah menjadi soul dari supercomputers sampai mobile phones dan beragam distro turunanya, maka dia memilih fedora core sebagai distronya, inilah petikan wawancara dengan Linus Torvalds

Which Linux distro do you use? ‘

Linus: ‘I’ve used different distributions over the years. Right now I happen to use Fedora 9 on most of the computers I have, which really boils down to the fact that Fedora had fairly good support for PowerPC back when I used that, so I grew used to it. But I actually don’t care too much about the distribution, as long as it makes it easy to install and keep reasonably up-to-date. I care about the kernel and a few programs, and the set of programs I really care about is actually fairly small.

And when it comes to distributions, ease of installation has actually been one of my main issues – I’m a technical person, but I have a very specific area of interest, and I don’t want to fight the rest. So the only distributions I have actively avoided are the ones that are known to be “overly technical” – like the ones that encourage you to compile your own programs etc.

Yeah, I can do it, but it kind of defeats the whole point of a distribution for me. So I like the ones that have a name of being easy to use. I’ve never used plain Debian, for example, but I like Ubuntu. And before Debian people attack me – yeah, I know, I know, it’s supposedly much simpler and easier to install these days. But it certainly didn’t use to be, so I never had any reason to go for it. ’