Mengelola dan Merawat Blog

Memiliki website atau blog pribadi adalah hal yang umun sekarang, semua orang berbondong-bondong untuk urun rembug dan bahkan ada yang jungkir balik ke dunia baru yang tanpa batas ini. Artis, Politikus, Perusahaan besar dan gurem, Mahasiswa bahkan anak SMA dan SMP pun sudah banyak yang memiliki blog sendiri. Pertanyaan selanjutnya adalah apa yang akan anda lakukan selanjutnya sesudah memiliki blog sendiri, apakah selesai sampai disini, atau anda akan terus merawat dan menggunakan blog pribadi anda untuk bersosialisasi, mengutarakan pendapat, berbagi pengalaman dan tips-tips hidup. Jika pilihan terakhir yang anda pilih maka anda harus merawat dan menjaga website atau blog anda seperti halnya anda terus merawat baju yang anda kenakan, anda harus mencucinya jika kotor, menyetrikanya biar rapi dan bahkan memberinya parfum untuk menambah keindahan dan kenggunan penggunanya. 

Beruntunglah merawat dan mengelola website tidaklah rumit dan terlalu teknis, anda tak perlu mencucinya bukan ?. Inilah berapa perawatan yang akan menjaga blog anda tetap up dan ready setiap saat untuk di akses dan melayani pengunjung anda.

  1. Tidak ada yang lebih penting dari terus meng-update blog anda terus menerus sehingga orang akan tahu bahwa anda masih hidup dan ada sesuatu yang baru yang bisa mereka peroleh dari bertamu ke blog anda. bisa anda bayangkan jika tamu anda tidak disuguhi apapun dalam setiap kunjungannya, bisa dipastikan dia akan mengurangi frekuensi kunjungannya dan akhirnya meninggalkan anda karena dikira sudah tidak hidup lagi hanya tinggal jasadnya saja tanpa ada apa-apa.
  2. Ikuti informasi dari web hosting. ini adalah masalah teknis yang paling penting anda perhatikan. anda tidak ingin semua tulisan anda hilang hanya karena data base web hosting yang crash atau drop bukan?.  Selalulah membackup tulisan atau database anda, kejadian buruk bisa saja terjadi pada web server anda seperti serangan cracker, server crash dan overload, kesalahan saat upgrade atau kejadian alam seperti gempa di taiwan kemarin.
  3. Membayar tagihan ke Web Hosting : Alasan mengapa situs blog anda bisa diakses kapanpun dan dimanapun. Jangan pernah menyepelekan masalah ini atau account anda akan di suspend atau yang lebih buruk lagi, nama domain anda di ambil alih oleh pihak lain. Mungkin saja anda akan jauh lebih banyak mengeluarkan uang untuk menebus nama domain anda kembali.
  4. Promosi. Jika website anda adalah sebuah blog, tidak ada salahnya anda mempromosikan dan menyebar alamat situs website anda ke blog-blog lain, mesin pencari, iklan baris dan promosi-promosi bentuk lainnya. Apa gunanya jika semua tulisan dan niat baik anda tidak banyak berguna untuk orang lain hanya karena website anda tersembunyi di balik tumpukan berita-berita internet yang luar biasa besar, bukankah tujuan anda menulis blog untuk berbagi pengalaman dan tips-tips hidup dan bermanfaat sebanyak mungkin untuk orang lain.
  5. Desain cantik dan Akses yang baik. Percayalah jika blog anda mudah dan cepat diakses, tidak berpenampilan norak dan menyakitkan mata, maka pegunjung akan lebih lama menunggui blog anda. Untungnya anda tidak perlu menjadi web designer untuk mendesain blog yang baik, cukuplah penampilan simple dan menonjolkan isi tulisan anda. Mungkin quote para programer dan desainer ini bisa anda gunakan.
  • KISS “Keep It Simple Stupid”.

13 Cara Mempercepat Kinerja Mac OS X Leopard

  1. Cek Login Items : buka System Preferences -> Accounts ->User Account anda -> tap Login Items : uncheck aplikasi yang anda rasa tidak banyak berguna, aplikasi yang otomatis dijalankan akan memakan memori dan resource CPU anda.
  2. Buang Applikasi yang tidak digunakan : Mac OS X menggunakan filosofi “it’s just a work” sehingga semuanya telah tersedia untuk anda, masalahnya anda tidak mengggunakan semua-nya, tanyakan pada diri anda dan  KIIS “Keep it Simple Stupid”
  3. Turn off Universal Access (jika tidak digunakan) : off secara default, tapi beberapa aplikasi akan menghidupkannya dan membuat leopard anda berkerja lebih keras.
  4. Turn off Bluetooth (jika tidak digunakan) : selain menjaga keamanan anda, juga menambah service yang berjalan di belakang (daemon).
  5. Turn off speech recognition (jika tidak digunakan) :hanya  berguna jika penglihatan anda mulai terganggu
  6. Simple Desktop : kita bukanlah pengguna window$, semua-nya tersedia di dock anda dan tentu saja lebih cantik. Setiap icon pada desktop merepresentasikan window yang akan mengurangi memori anda, terutama jika anda berpikiran seperti “Desktop Window$”.  Jika anda memaksa berkerja dengan “how window$ work” dan tidak bisa membatasi sampai 14 icons, maka matikan fungsi quick view, caranya klik desktop anda (sehingga aktif) dan tekan Command + J kemudian uncheck Show Icon Preview 
  7. Simple Dock : Batasi Aplikasi dan Folder pada Dock anda, kecuali jika menyukai kereta kuno
  8. Atur Default Application untuk membuka jenis file : anda tidak perlu menggunakan Photoshop hanya untuk melihat file .PSD atau PNG bukan?. Caranya Klik kanan jenis (Kind) file yang ingin anda ganti Default Application-nya  -> pada contextual menu (menu klik kanan) pilih Get Info-> pada pilihan Open With : pilih Preview.App (sesuaikan dengan kebutuhan anda) ->klik Changes All.
  9. Buang atau matikan widget yang tidak digunakan : Menambah kerja CPU dan Memori.
  10. Atur Spotlight Indexing : Buka System Preferences -> Spotlight. uncheck yang menurut anda tidak perlu. Saran untuk anda, uncheck Fonts, Applications, System Preferences, Contact.
  11. Jangan terlalu banyak Preference Pane (pada System Preferences) : 3 sampai 4 tidak banyak berpengaruh, jika sangat banyak, segeralah anda sortir
  12. Jika anda pengguna Mac Intel (Indomie Telor :lol:) : belilah Xslimmer untuk menghilangkan binary PPC dan Multiple Languages Packs yang tidak berguna. Solusi lain gunakan program Monolingual (Gratis) untuk menghilangkan Languages Pack
  13. Dan yang paling penting sisakan 10 GB untuk Mac OS X Leopard anda, lebih besar lebih baik untuk nafas si Leopard, dan jangan lupa sekali waktu me-Repair Disk Permission Hardisk anda. 

Kids Don't try this at Home